Kenapa "komisi" saja tidak cukup?
Sebagian besar penjual hanya menghafal komisi platform. Padahal menurut Head of SME Business DOKU, Hasto Kusumo, ukuran yang benar adalah take rate efektif: total semua biaya yang benar-benar mengurangi hasil penjualan — komisi, biaya program, biaya per pesanan, iklan, sampai pajak yang dipungut di muka. Akumulasinya bisa mencapai belasan persen per pesanan.
Artikel ini membedah empat lapisan itu untuk empat marketplace terbesar, lalu membuktikannya dengan contoh hitungan memakai produk yang sama sehingga bisa dibandingkan secara adil.
1. Shopee — komisi per kategori, paling rinci
Shopee membedakan biaya admin menurut kategori produk (berlaku per Januari 2026, untuk penjual Non-Star; Star/Star+ dan Shopee Mall memakai skema berbeda):
| Kategori | Contoh produk | Biaya admin |
|---|---|---|
| A | Fashion, FMCG, lifestyle tertentu | 10% |
| B | Elektronik & skincare tertentu | 9–9,5% |
| C | Susu formula, suplemen kesehatan | 6,5–6,75% |
| D | Elektronik high-end | 5,25% |
| E | Logam mulia, perhiasan berharga | 4,25% |
| Khusus | E-money, tiket, voucher digital | 2,5% |
Ditambah biaya proses Rp1.250 per pesanan selesai, dan biaya program opsional (Gratis Ongkir XTRA, Promo XTRA, pre-order +3%) yang dihitung terpisah jika Anda mengikutinya. Persentase dihitung dari harga produk setelah diskon.
2. Tokopedia — dua komponen komisi, paling berat
Tokopedia memakai struktur dua komponen yang sering disalahpahami sebagai satu:
- Biaya komisi platform: 2,5%–12,2% menurut tipe penjual dan subkategori produk.
- Biaya komisi dinamis: 3%–8% menurut kategori, berlaku untuk semua seller Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia. Update penting: sejak 16 September 2026 dibatasi maksimal Rp60.000 per item (sudah termasuk pajak).
- Biaya pemrosesan pesanan: Rp1.250 per pesanan (50 pesanan pertama gratis untuk seller baru).
Artinya untuk kategori umum, total komisi Tokopedia dengan mudah mencapai belasan persen — tertinggi di antara keempatnya. Ini fakta yang wajib masuk strategi pricing Anda, bukan sekadar "sekitar 7%".
3. Lazada — sederhana, ada biaya program opsional
- Biaya admin/komisi: 2,5%–10% menurut kategori dan status toko (berlaku sejak 1 Februari 2026).
- Biaya proses: Rp1.250 per pesanan (untuk penjual yang bergabung lebih dari 90 hari).
- Free Shipping Max (opsional): 1,5%–6% dengan batas Rp20.000 per produk non-elektronik.
4. Blibli — tanpa biaya proses
- Biaya admin/komisi: 2%–10% menurut kategori.
- Biaya proses: tidak ada — satu-satunya dari keempatnya tanpa komponen ini.
Lapisan yang sama di semua: PPh 22 sebesar 0,5%
Berdasarkan PMK 37/2025, keempat marketplace yang ditunjuk DJP memungut PPh 22 sebesar 0,5% dari peredaran bruto. Ini bukan biaya platform — melainkan pajak yang dipotong di muka dari penghasilan Anda. Karena mengurangi dana yang benar-benar diterima, ia wajib masuk hitungan margin. Detail lengkap ada di kalkulator PPh 22 kami.
Contoh 1: produk Rp150.000 di keempat marketplace
Agar adil, kita pakai produk yang sama: harga jual Rp150.000, HPP Rp90.000, tanpa iklan, tanpa subsidi ongkir. Untuk Tokopedia, komisi dinamis kita ambil titik tengah 5% sebagai ilustrasi (tarif aktual 3–8% menurut kategori Anda):
Hasil perbandingan (per pesanan)
| Komponen | Shopee (kat. C 6,63%) | Tokopedia (6,97%+5%) | Lazada (5%) | Blibli (5%) |
|---|---|---|---|---|
| Biaya admin | Rp9.945 | Rp17.955 | Rp7.500 | Rp7.500 |
| Biaya proses | Rp1.250 | Rp1.250 | Rp1.250 | – |
| PPh 22 (0,5%) | Rp750 | Rp750 | Rp750 | Rp750 |
| Total potongan | Rp11.945 | Rp19.955 | Rp9.500 | Rp8.250 |
| Dana diterima | Rp138.055 | Rp130.045 | Rp140.500 | Rp141.750 |
| Laba bersih | Rp48.055 | Rp40.045 | Rp50.500 | Rp51.750 |
| Margin | 32,0% | 26,7% | 33,7% | 34,5% |
Kesimpulan contoh 1: produk yang sama, selisih laba bersih antara Blibli dan Tokopedia mencapai Rp11.705 per pesanan — murni karena struktur biaya. Inilah kenapa "komisi saja" menyesatkan.
Contoh 2: produk murah Rp25.000 — jebakan Rp1.250
Harga jual Rp25.000, HPP Rp15.000, Shopee kategori C, tanpa iklan:
- Biaya admin 6,63% × Rp25.000 = Rp1.658
- Biaya proses = Rp1.250 — setara 5% dari harga jual
- PPh 22 0,5% × Rp25.000 = Rp125
- Total potongan = Rp3.032 (12,1% dari harga jual)
- Laba bersih = Rp6.968, margin 27,9%
Kesimpulan contoh 2: untuk produk low-ticket, biaya proses yang "kecil" itu memakan 5% harga jual. Produk murah bukan otomatis margin aman — justru harus dihitung paling cermat.
Contoh 3: kategori yang sama platform, beda kategori
Tetap di Shopee, produk Rp150.000 yang sama — hanya beda kategori:
- Kategori A (10%): total potongan Rp17.000 → laba bersih Rp43.000 (margin 28,7%)
- Kategori E (4,25%): total potongan Rp8.375 → laba bersih Rp51.625 (margin 34,4%)
Kesimpulan contoh 3: selisih Rp8.625 per pesanan hanya karena kategori. SKU yang "laris" belum tentu "untung" — cek kategori tiap SKU Anda.
Jadi, marketplace mana yang paling murah?
Jawaban jujurnya: tergantung. Untuk produk Rp150.000 kategori umum, urutannya Blibli → Lazada → Shopee → Tokopedia. Tetapi:
- Jual produk high-end (Shopee kategori D/E, 4,25–5,25%), Shopee bisa lebih murah dari Lazada.
- Produk di atas Rp1 juta, batas Rp60.000 komisi dinamis Tokopedia justru melindungimu.
- Volume dan traffic tiap platform beda — biaya termurah tidak otomatis berarti laba terbesar.
Prinsipnya: hitung per SKU, per platform — jangan pakai satu tarif untuk semua.
Hitung untuk produk Anda sendiri
Angka di atas memakai asumsi umum. Masukkan harga dan HPP produk Anda untuk hasil yang akurat:
Kalkulator Margin — Gratis → Kalkulator PPh 22 — Gratis →Kelola belasan–puluhan SKU? PRO $9: 30 SKU, peringatan rugi otomatis, rekap bulanan, file Excel offline.
Pertanyaan umum
Marketplace mana yang biayanya paling murah di 2026?
Apa itu komisi dinamis Tokopedia?
Apakah PPh 22 0,5% berlaku di semua marketplace?
Kenapa biaya proses Rp1.250 penting untuk produk murah?
Seberapa sering tarif ini berubah?
Sumber & verifikasi
- Struktur biaya Tokopedia & TikTok Shop: Seller University Tokopedia — Pengenalan Biaya Penjual dan Biaya Komisi Dinamis (diakses Oktober 2026).
- Konsep "take rate efektif": wawancara Head of SME Business DOKU.
- Tarif Shopee per kategori: Pusat Edukasi Penjual Shopee (seller.shopee.co.id), berlaku Januari 2026.
- PPh 22 marketplace: PMK 37/2025 beserta pengumuman DJP terkait.